SOESCOA: Peluang Usaha dari Olahan Soes Kering

SOESCOA: Peluang Usaha dari Olahan Soes Kering

Cerita26 Juli 2024

SOESCOA: Peluang Usaha dari Olahan Soes Kering

Sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ketahanan pangan di Dusun Tompak, tim KKN Kicauan Menoreh melakukan sosialisasi pembuatan soes kering isi cokelat bersama ibu-ibu KWT pada tanggal 26 Juli 2026. Soes kering dipilih karena warga sudah cukup familiar dengan makanan tersebut, terbuat dari bahan-bahan yang mudah didapat, serta mudah untuk dipasarkan. Sedangkan cokelat dipilih sebagai isian soes kering karena dibuat dari biji kakao yang diproduksi oleh petani lokal dan juga merupakan salah satu komoditas utama di Dusun Tompak.

Kegiatan ini dilakukan dengan harapan soes kering coklat dapat dijadikan ide usaha UMKM sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan sumber pangan lokal di Dusun Tompak. Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai ruang belajar bagi warga untuk mengembangkan keterampilan dalam mengolah bahan pangan di sekitar mereka. Tawaran ini disambut hangat oleh para warga yang memadati lokasi sosialisasi.

Teriknya matahari tidak menyurutkan antusiasme ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berkumpul di lokasi sosialisasi SOESCOA. Tidak hanya ibu-ibu, beberapa anak-anak Dusun Tompak juga ikut memeriahkan dan memperhatikan proses demonstrasi dengan penuh minat. Para peserta sosialisasi juga diajak untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam membuat SOESCOA bersama anggota tim KKN.

Ibu-ibu bergantian menguleni adonan sambil mencampurkan telur hingga tercampur rata. Setelah mencapai konsistensi yang diinginkan, adonan dimasukkan ke dalam plastik segitiga atau piping bag. Adonan tersebut kemudian dicetak di atas loyang yang telah diolesi margarin.

Dengan mengikuti contoh yang diberikan anggota tim KKN, ibu-ibu mulai mencoba mencetak soes kering sendiri. Hasil yang didapatkan sangat beragam. Ada soes yang persis atau bahkan memiliki bentuk yang lebih cantik dari contoh yang diberikan. Ada pula yang berbeda jauh dengan bentuk yang dicontohkan.

Sulitnya proses mencetak soes kering mengundang gelak tawa dari para peserta yang saling meneriakkan ide dan saran agar soes berikutnya tercetak dengan baik. “Nek menet sing roso!” seru seorang ibu yang mencoba mengarahkan ibu-ibu lain untuk memencet piping bag dengan lebih kuat . Anggota tim KKN dengan sabar membantu dan mengarahkan selama proses ini berlangsung.

Tidak hanya membuat soes, para peserta sosialisasi juga berkesempatan mencicipi produk SOESCOA yang telah dikemas dengan cantik. Sorak sorai terdengar ketika stoples-stoples soes kering dikeluarkan. “Mbak, mau ambil satu lagi untuk anakku,” kata seorang ibu yang baru saja mencicipi SOESCOA. Momen ini menjadi penutup dari kegiatan sosialisasi yang mempererat hubungan antara tim KKN Kicauan Menoreh dan warga Dusun Tompak sekaligus menjadi ajang perkenalan masyarakat kepada produk yang dapat mereka kembangkan menjadi peluang usaha.